Berita


Informasi

Narasi Praktik Baik Penggiat Literasi Nusantara

26 Mar 2019

Sejak tahun 2017, Direktorat  Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan menyelenggarakan Program Residensi Penggiat Literasi.Kegiatan ini merupakan sarana bagi para penggiat literasi untuk saling belajar dan saling berbagi inspirasi mengenai praktik-praktik baik yang sudah dilakukan di derahnya masing-masingnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas atau kemampuan penggiat literasi, terutama dalam pengembangan enam literasi dasar, untuk diterapkan di TBM.

Tahun 2018, Program Residensi dilaksanakan di enam TBM, yaitu Rumah Baca Bakau (Deli Serdang, Sumatera Utara), TBM Kuncup Mekar (Gunung Kidul, Yogyakarta), TBM Evergreen (Jambi), TBM Warabal (Parung, Bogor), Rumpaka Percisa (Tasikmalaya, Jawa Barat), dan Rumah Hijau Denassa (Gowa, Sulawesi Selatan). Enam TBM yang menjadi tuan rumah pelaksana program residensi diseleksi berdasarkan program dan praktik baik yang telah mereka lakukan dalam mendenyutkan gerakan literasi di daerahnya masing-masing dan memiliki dampak positif di masyarakat.

Para penggiat literasi yang menjadi peserta program residensi diseleksi melalui esai kreatif tentang kegiatan yang dilakukan di TBM dan komunitas. Narasumber di setiap program residensi berasal dari penggiat literasi, kalangan profesional, budayawan, dll

Pada program Residensi, para pelaksana dan peserta diwajibkan untuk membuat tulisan yang kemudian diterbitkan dalam bentuk buku, seperti buku yang saat ini sedang Anda baca. Hal ini mengejawantahkan maksud Koichiro Matsuura (Direktur Umum UNESCO, 2006) yang menegaskan bahwa kemampuan literasi baca tulis adalah langkah pertama yang sangat berarti untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Literasi bacatulis pun disepakati Forum Ekonomi Dunia 2015 beserta lima literasi dasar lainnya yang harus menjadi keterampilan abad 21, yaitu literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial serta literasi budaya dan kewargaan.

Program Residensi 2018 menghasilkan 14 buku yang menjadi produk nyata pengetahuan hasil pengembangan praktik baik para penggiat literasi. Ke-14 buku tersebut diterbitkan dalam seri Narasi Praktik Baik Penggiat Literasi Nusantara dengan judul-judul: Sains dan Kreasi, Sains, Pustaka dan Semesta, Mengeja Tas Belanja, Merangkai Aksara, Menjaring Finansial, Imaji Numerasi, Yang Berhitung Yang Beruntung, Identitas Warga Bangsa, Kultur dan Tradisi Nusantara, Yang Tersirat dan Yang Tersurat, Guratan Ekspresi Gerakan Literasi, Dakwah Literasi Digital, Keliyanan Literasi, Literasi dalam Saku, dan Realitas Virtual.

Semoga 14 buku praktik baik produksi pengetahuan para penggiat literasi hasil program residensi ini dapat mewarnai bahan bacaan berkualitas yang bisa disebarluaskan di tengah masyarakat.Menginspirasi para penggiat literasi yang tersebar di seluruh pelosok negeri, dari Sabang sampai Merauke, dari pulau Mianggas sampai pulau Rote untuk diterapkan dan dikembangkan di TBM dan di komunitasnya masing-masing.

Salam literasi.

 

Dakwah Literasi Digital

DAKWAH LITERASI DIGITAL

Guratan Ekspresi Gerakan Literasi

GURATAN EKSPRESI GERAKAN LITERASI

Identitas Warga Bangsa

IDENTITAS WARGA BANGSA

 

 

Imaji Numerasi

IMAJI NUMERASI

 

 

Keliyanan Literasi

KELIYANAN LITERASI

 

 

Kultur & Tradisi Nusantara

KULTUR DAN TRADISI NUSANTARA

 

 

Literasi Dalam Saku

LITERASI DALAM SAKU

 

 

Mengeja Tas Belanja

MENGEJA TAS BELANJA

 

 

Merangkai Aksara, Menjaring Finansial

MERANGKAI AKSARA, MENJARING FINANSIAL

 

 

Realitas Virtual

REALITAS VIRTUAL

 

 

Sains & Kreasi

SAINS DAN KREASI

 

 

Sains, Pustaka & Semesta

SAINS, PUSTAKA DAN SEMESTA

 

 

Yang Berhitung, Yang Beruntung

YANG BERHITUNG, YANG BERUNTUNG

 

 

Yang Tersirat & Yang Tersurat

YANG TERSIRAT DAN YANG TERSURAT

 

Bagikan :