Berita


Kemeriahan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) Kota Palangka Raya

17 Oct 2016

Gerakan Indonesia Membaca (GIM) Kota Palangka Raya 27-29 Juli 2016

"Aksi Literasi di Tepian Sungai Kahayan"

Terik mentari terasa menyengat. Padahal jarum jam baru menunjuk pukul 10. Pagi itu, Kamis, 28 Juli, Pelabuhan Rambang, Kota Palangka Raya ramai seperti biasa. Di jalan aspal, hilir mudik kendaraan nyaris tiada henti. Di sungai, tak kalah sibuk. Perahu motor bergerak cepat membelah Sungai Kahayan. Tiupan angin pagi membawa aroma amis ikan ke daratan. Di tengah suasana seperti inilah pencanangan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) ke-5 tahun 2016 diselenggarakan. Untuk kali pertama, pencanangan GIM diselenggarakan secara berbeda. Biasanya pencanangan dilaksanakan di lapangan, tengah-tengah kota atau di dalam gedung. Namun, di Kota Palangka Raya, pencanangan GIM diselenggarakan di tengah-tengah kampung, tepatnya di Kampung Literasi.


Perubahan ini bukan tanpa maksud. Pencanangan GIM di Kampung Literasi bertujuan untuk memerkuat keberadaan sebuah kampung sebagai penyelenggara Kampung Literasi. Jika dilihat dari penyelenggaraan, tentu tak semegah sebelumnya. Di Kota Palangka Raya, panitia hanya mendirikan tiga tenda besar yang diperuntukkan panggung, tempat duduk undangan, dan pameran.Meski demikian, atribut pencanangan seperti spanduk dan umbul-umbil sudah terlihat sejak jalan masuk menuju pelabuhan.

Di tengah hiruk pikuk aktivitas pelabuhan, pencanangan berlangsung meriah. Staf Ahli Wali Kota Palangka Raya Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyanto, Kepala Sub Direktorat Keaksaraan dan Budaya Baca Samto, ibu-ibu dan anak PAUD, pegiat literasi, komunitas sastra, komunitas penyelamat
lingkungan, aparat desa setempat, Kepolisian, dan masyarakat sekitar, nampak antusias mengikuti rangkaian acara pencanangan.

Bagikan :