Berita


Event

Kemeriahan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) Kota Banjarbaru

17 Oct 2016

Gerakan Indonesia Membaca (GIM) Banjarbaru 1-3 Agustus 2016

"Bermodal Komitmen Elite dan Pegiat Literasi"

 

Pencanangan Gerakan Indonesia Membaca di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menujukkan komitmen besar dari tingkat elite yang didukung forum komunikasi pimpinan daerah hingga tingkat kelurahan. Namun, sinergi yang melibatkan pegiat literasi harus lebih difokuskan. Pencanangan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dilaksanakan pada Selasa, 2 Agustus 2016. Berbeda dengan kegiatan GIM sebelumnya, kali ini  kegiatan GIM difokuskan langsung di lembaga yang mendapatkan program “Kampung Literasi” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

PKBM Angkasa beralamat di Jalan Pelipisan, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, berkesempatan menyelenggarakan hajat literasi tersebut. Seperti diketahui, ada 31 titik di Indonesia yang menyelenggarakan Gerakan Indonesia Membaca, salah satunya Kota Banjarbaru. Menurut Muhammad Sidik, Kabid PAUDNI Kota Banjarbaru, penyelenggaraan GIM awalnya diformat seperti Kabupaten Lebak, Banten, tetapi Kemendikbud menginstruksikan agar acara GIM difokuskan langsung di Kampung Literasi. “Justru dengan perubahan semacam ini kami menyambut baik karena tidak hanya seremonial semata. Dengan format seperti ini, antara relawan literasi dengan pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan baik,” ujarnya di Banjarbaru, Senin (1/8). Ia juga menambahkan, Walikota Banjarbaru yang baru tiga bulan menjabat sangat menga presiasi GIM ini. Bahkan walikota langsung memberikan instruksi agar para undangan yang hadir datang mendonasikan bukunya. Selain itu, Walikota juga mencanangkan program 1 Kelurahan 1 TBM. “Awalnya di Kota Banjarbaru hanya ada tujuh taman bacaan, sekarang sudah ada tambahan 13 taman bacaan. Dinas Pendidikan Banjarbaru membantu dalam penyediakan buku-buku,” ucap Sidik. Dalam laporan saat pelaksanaan (2/8), Kabid PAUDNI Kota Banjarbaru ini juga menyatakan, GIM secara substansial bertujuan membangun budaya baca masyarakat. Kegiatan ini menjadi gerakan lintas sektoral, pihak swasta, lembaga sosial keagaamaan, satuan pendidikan nonformal, dan mitra Dinas Pendidikan untuk  menjamin ketersediaan dan jaminan akses membaca untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pembelajar sepanjang hayat. “GIM juga meningkatkan literasi masyarakat dan memberantas buta aksara. Dengan gemar membaca dan belajar sepanjang hayat juga akan membangun peradaban dan kualitas kehidupan dan masyarakat,” terangnya. Sebagai sebuah gerakan, GIM Banjarbaru tampak mendapat cukup perhatian masyarakat. Media  sosialisasi Pencanangan Gerakan Indonesia Membaca berupa umbul-umbul, spanduk, baliho, cukup banyak. Ditambah peliputan dari media massa baik cetak, televisi lokal seperti TVRI Banjarmasin, dan media online sangat besar.

Bagikan :