Berita


GELIAT GERAKAN INDONESIA MEMBACA dan KAMPUNG LITERASI 2017

07 Mar 2017

GIM dan KL 2017 di 19 dan 34 Kabupaten/Kota

 

Upaya untuk meningkatkan minat baca dan menjaga agar kegiatan literasi terus berdenyut dalam kehidupan masyarakat terus dilakukan. Di tahun 2017 ini, Direktorat Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan (Dit. Bindiktara), Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) dan Kampung Literasi (KL) di beberapa Kabupaten/Kota di tanah air. Sosialisasi dan bimbingan teknis bagi para penyelenggara GIM dan KL sudah dilakukan di Yogyakarta tanggal 22-24 Februari 2017 yang lalu. Kegiatan yang diikuti oleh dinas pendidikan dan penggiat literasi calon penyelenggara GIM dan KL ini dibuka secara resmi oleh Direktur Dit. Bindiktara, Dr. Erman Syamsudin dan menghadirkan beberapa narasumber. Kegiatan juga diperkaya dengan kunjungan dan Sarasehan Literasi yang dilakukan di Kampung Literasi Desa Kepek, Saptosari, Gunung Kidul Yogyakarta.

GIM yang dicanangkan pertama kali di tahun 2015 ini merupakan kegiatan membangun budaya baca masyarakat yang diselenggarakan secara lintas sektoral dengan melibatkan lembaga swasta, organisasi sosial, kemasyarakatan, keagamaan, kepemudaan, profesi, satuan pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan nonformal, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), dan forum-forum yang menjadi mitra dinas pendidikan. GIM bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh informasi dan mengakses bahan bacaan yang dibutuhkannya dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup serta bisa menjadikannya sebagai pembelajar sepanjang hayat.

Sejak tahun 2016, penyelenggaraan GIM diperkuat dengan penyelenggaraan Kampung Literasi. Kampung Literasi adalah kawasan kampung yang digunakan untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki pengetahuan dan pemahaman literasi yang luas. Kampung Literasi dengan berbagai kegiatan yang berkesinambungan merupakan upaya untuk menjaga agar kegiatan literasi di masyarakat terus berdenyut dan berkesinambungan. Kampung Literasi bisa menjadi tempat lahir dan tumbuhnya simpul-simpul masyarakat yang literat dan masyarakat yang dapat mengaplikasikan literasi dalam kehidupan sehari-hari (literasi yang kontekstual). Penyelenggaraan Kampung Literasi ini dirasa cukup tepat dengan kondisi geografis masyarakat Indonesia yang banyak bermukim di daerah-daerah dan melahirkan kampung-kampung yang maju dengan ciri khas serta kearifan lokalnya masing-masing.

Dalam paparan materi yang berkaitan dengan Kebijakan Dalam Pengembangan Budaya Baca, Dr. Samto (Kasubdit. Keaksaraan dan Budaya Baca) menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam penyelenggaraan GIM adalah adanya sinergi antara para penggiat literasi dengan dinas pendidikan setempat. Penggiat literasi sudah bergerak di masyarakat. Kini, saatnya dinas pendidikan dan pemerintah untuk melibatkan diri dan memberikan dukungan kepada penggiat literasi. 

Dr. Erman Syamsudin dalam sambutan dan arahannya dalam acara pembukaan, juga mengajak para penyelenggara Kampung Literasi untuk mulai menulis buku. Setiap Kampung Literasi dipacu untuk bisa menghasilkan minimal 5 buku dalam setahun dan menargetkan akan terbit 300 buku dari seluruh penyelenggara Kampung Literasi 2017. Target yang cukup menantang dan tentunya menjadi motivasi bagi para penggiat literasi untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam menulis.

Materi lain yang disampaikan para narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut adalah Sinergi (Upaya) Penerbit dan IKAPI Dalam Pengembangan Budaya Baca (disampaikan oleh Melvi, praktisi penerbit dan pengurus IKAPI), Sinergi Pengelola TBM dengan Pemangku Kebijakan (disampaikan oleh Dr. Firman Hadiansyah, Ketua Umum PP Forum TBM), Dasar-dasar Menulis (disampaikan oleh Yusron Aminulloh, penulis dan wartawan), Mekanisme Bantuan Pengembangan Budaya Baca (disampaikan oleh Moh. Alipi, Kasie Buda Baca Dit. Bindiktara), serta Membangun Budaya Literasi Masyarakat (disampaikan oleh Prof. Djoko Saryono, praktisi pendidikan). Dalam acara sarasehan literasi yang dipandu oleh Wien Muldian, Andriyanta, pengelola TBM Kuncup Mekar yang juga penggagas program one home one library di Kampung Literasi di Desa Kepek, Saptosari, Gunung Kidul Yogyakarta juga berbagi kisah dan perjuangannya membangun gerakan literasi di daerahnya serta memandu para peserta bimbingan teknis berkeliling desa.

GIM 2017 akan diselenggarakan di 19 Kabupaten/Kota dan KL 2017 akan diselenggarakan di 34 lembaga. Para calon penyelenggara GIM dan KL diminta untuk mengajukan proposal berdasarkan panduan dan petunjuk teknis yang sudah disampaikan dan diberikan dalam kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis. Berikut ini daftar rencana penyelenggaraan GIM dan KL 2017.

 

No

GIM

KL

1

Kabupaten Aceh Besar, Aceh

TBM Ar Rasyid, Aceh 

 

2

Kota Medan, Sumatera Utara

PKBM Hanuba, Medan, Sumatera Utara  

3

Kota Padang Panjang, Sumatera Barat

Rumah Baca Togok, Padang Panjang, Sumatera Barat  

4

Kota Batam, Batam

TBM Rumah Hitam, Batam 

5

Kabupaten Lubuk Linggau, Sumatera Selatan

TBM Wahid 21, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan

 

6

Kabupaten Bangka Tengah, Bangka

Rumah Baca Atap Langit, Bangka Tengah, Bangka

7

Kabupaten Lampung Selatan, Lampung

Motor Pustaka Rodaan Andalas, Lampung Selatan, Lampung

8

Kodya Jakarta Timur, DKI Jakarta

Kampung Buku, Jakarta Timur, DKI Jakarta

9

Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Omah Ngisor, Magelang, Jawa Tengah

10

Kota Yogyakarta, DIY

TBM Harapan, DIY

11

Kabupaten Jombang, Jawa Timur

RB MEP, Jombang, Jawa Timur

12

Kabupaten Lombok Utara, NTB

Klub Baca Perempuan, Lombok Utara, NTB

13

Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan

Perkumpulan Pusaka, Tabalong, Kalimantan Selatan

14

Kota Balikpapan, Kalimantan Timur

TBM Annisa, Balikpapan Kalimantan Timur

15

Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah

Sekolah Perempuan Sophia, Poso, Sulawesi Tengah 

16

Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Kata Kerja, Makassar, Sulawesi Selatan

17

Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara

TBM Tut Wuri Handayani, Minahasa Utara, Sulawesi Utara

18

Kabupaten Rejang Lebong, Jambi

Gelaran Jambu, Kediri, Jawa Timur

19

Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

PKBM Sejahtera, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 

20

-

 

Rumah Baca Sang Petualang, Wonogiri, Jawa Tengah 

21

-

TBM Anak Bangsa, Kabupaten Malang, Jawa Timur

22

-

 

Istana Rumbia, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

23

-

 

TBM Sukamulya Cerdas, Kota Bandung, Jawa Barat 

24

-

 

TBM Pusaka Indonesia, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

25

-

 

Rumah Baca Ceria, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 

26

-

Komunitas Ngejah, Kabupaten Garut, Jawa Barat 

27

-

PKBM Al Hidayah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 

28

-

TBM Warabal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 

29

-

Lembaga Insitute Rafi’e Ali, Kabupaten Pandeglang, Banten 

30

-

TBM Dwimurti, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 

31

-

Iboekoe, Kabupaten Bantul, DIY 

32

-

TBM USK, Kabupaten Jember, Jawa Timur

33

-

TBM Pena Ananda, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur

34

-

TBM Banua Nonulisi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah 

 

-Mel/88-

Bagikan :